2018: Makna perpisahan

Post kali ini merupakan curhatan yang isinya mungkin unfaedah bgt, mending segera tutup page ini dan baca post yg lain. hehehe.. karena isinya bener2 curhatan mellow flashback sepanjang tahun 2018.

Tahun ini, aku bener2 ngerasain arti perpisahan. Berpisah dari temen-temen dan sahabat karena mereka back for good ke Indo, tapi aku seneng akhirnya mereka bisa kembali ke Indo. Sekarang aku di sini sendiri. Imas, kalo kamu baca tulisan ini, I miss you so much. Sekarang aku udah mulai terbiasa makan sendiri di kantin. Kalo makan kwetiau nenga, ga bisa kasih tetelan ke kamu lagi. Tata, ga ada yang ajakin aku makan KFC geprek lagi sekarang. Kalo aku sholat ke musholla Fac. Engineering, ga ada yang aku contact lagi. Aku rapopo :’) Betapa berartinya dukungan keluarga dan orang dekat buat aku, dan pasti semua orang juga ngerasa gitu. Terlebih lagi, saat ini aku ga tinggal di Indo, dan di apartemenku sekarang hanya tersisa beberapa anak Indo, tapi ga terlalu dekat (mungkin karena beda angkatan yang agak jauh juga). Sebenernya aku juga punya beberapa teman Thai yang dekat denganku, B, P Jeaw, P Deer, P Bah, tapi ttp aja beda rasanya.

Kehilangan teman karena back for good memang bikin aku sedih, tapi itu ga ada apa2nya, dibanding aku kehilangan salah satu orang yang paling aku sayangi, yaitu nenekku. Sabtu pagi itu, 24 November 2018, jam 7 pagi saat aku masih terlelap (karena itu weekend), telepon whatsapp ku terus berbunyi (incoming call: ka pipit). “Jun, nenek meninggal”, lirih nada ka pipit. Aku terdiam, rasanya tak tau aku harus bagaimana, antara shock tapi masih setengah sadar dari tidurku. “Nenek meninngal, Junda”, ka pipit mengulang kata-katanya. Aku menangis sejadi-jadinya. Hingga detik ini aku masih ingat betapa perihnya ditinggal orang yang amat kusayangi. Betapa tidak, dulu orang bilang “Junda anak nenek”, karena aku sangat dekat dengan nenekku. Saat aku berusia 4-5 tahun, aku cuma mau minum susu yang dibikin oleh nenek. Kalau bukan nenek yang bikin, aku ga mau minum susunya. Aku tidur dengan nenekku setiap hari sampe aku berusia 8 atau 9 tahun. Tiap hari, dielusnya rambutku dengan tangan lembutnya, dibacakannya doa mulai dari alfatihah, ayat kursi, al-ikhlas, al-falaq, hingga an-naas sebelum mengantarku tidur. Dibuatkannya aku kue-kue sederhana nan enak, mulai dari martabak, kue dadar, pastel, empek-empek, nenekku memang ahli membuat kue. Darinya, aku belajar tentang sabar, ikhlas, tidak mengeluh, dan agama. Nenek adalah salah satu orang tersabar yang pernah ku temui, sangaaaatt sabar menghadapi cucunya yang bandel macam aku ini. Sabar dalam sakitnya, tidak pernah mengeluh tentang penyakitnya. Nek, Junda kangen nenek 😦

Banyak yang aku sesali setelah nenek ga ada. Aku menyesal karena tidak pernah ada di samping nenek karena aku jauh, tidak pernah manjain nenek seperti nenek memanjakan aku saat kecil, aku ga ada di samping nenek di saat-saat terakhir nenek di sini. Maafin Junda, Nek. Junda selalu mendoakan nenek, Junda juga berharap Allah mengijinkan kita untuk bertemu lagi suatu hari nanti, di surga-Nya, insyaAllah.

Satu hal yang paling aku takutkan setiap aku harus balik ke Bangkok adalah perpisahan. Aku selalu takut kalau saat itu adalah terakhir kalinya aku memeluk, mencium, dan bertemu dengan orang-orang yang ku sayangi. Buat teman-teman yang tinggal bersama keluarganya, bersyukurlah kalian. Mungkin terasa jenuh saat bertemu orang yang sama setiap hari. Aku pun seperti itu dulu, saat masih tinggal di rumah. Aku lebih senang menghabiskan weekend bersama teman-teman. Namun sekarang, aku sangat rindu,, rinduuu sekali kehangatan keluarga, makan bersama, tertawa bersama, sholat jamaah, dan jalan-jalan bersama. Terima kasih ya Allah, Engkau telah menitipkan kepadaku keluarga yang hangat, yang menumbuhkan cintanya kepada-Mu. Perpisahan di dunia ini hanya sementara. Soon, we shall leave this world. To Allah we all belong, and to Him we’ll return. Pertemukanlah kami kembali di surga-Mu kelak, pertemuan yang abadi dan tak akan berpisah lagi. Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s