Antioksidan dan kanker

care for cancerHari ini saya mendapat kuliah mengenai antioksidan dan kanker oleh dosen saya Assoc. Prof. Dr. Jongjit Angkatavanich. Topik yang beliau sampaikan sangat menarik. Mengupas sisi lain antioksidan dan efeknya terhadap kanker.

Selama ini kita tahu bahwa antioksidan dapat mencegah berbagai penyakit, diantaranya kanker. Ya, ini benar karena antioksidan dapat menangkal radikal bebas yang dapat merusak DNA (mutasi). Mutasi DNA inilah pemicu pembelahan sel yang sangat cepat, yang kita kenal dengan kanker. Beberapa ahli menyarankan suplementasi antioksidan dalam dosis tinggi bagi penderita kanker, dengan harapan antioksidan tersebut dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Ilmu terbaru yang saya dapat hari ini ternyata suplementasi antioksidan (beta-caroten, vitamin E, selenium, dan asam folat) tidak memiliki efek pada kanker, atau bahkan dalam beberapa penelitian menyebutkan bahwa suplementasi antioksidan dalam dosis tinggi dan dalam waktu yang lama dapat mempercepat pertumbuhan sel kanker.

Menariknya, konsumsi sayuran yang mengadung beta-caroten baik untuk penderita kanker, sedangkan suplementasi beta-caroten dapat mempercepat pertumbuhan sel kanker. Jadi sebaiknya kita mengonsumsi vitamin dan mineral yang berasal dari makanan, bukan dari suplemen. Sejatinya, kita memang tidak boleh berlebihan dalam mengonsumsi apapun.

Screenshot 2015-04-01 13.42.36

keywords: antioxidant and cancer

Mungkin teman-teman dapat mencari juga di google dengan keywords: antioxidant and cancer. Teman-teman juga bisa mengunjungi website World Cancer Research Fund International. Banyak informasi yang berkembang dengan cepat, tapi kita belum mengetahuinya jadi saya coba sedikit berbagi ilmu yang saya dapat hari ini. Satu hal yang penting kita ketahui juga adalah penggunaan obat herbal. Saya bukan tidak percaya dengan obat herbal. Obat herbal memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan beberapa bahan aktif lainnya sehingga memeiliki efek farmakologis terhadap tubuh seseorang. Namun,  kita belum mengetahui dosis yang tepat yang harus kita konsumsi. Selain itu, dibutuhkan juga penelitian jangka panjang untuk mengetahui apakah ada efek samping dari penggunaan obat tersebut.

Menurut saya, akan lebih baik apabila ada keluarga atau teman kita yang sakit mengikuti saran dokter untuk pengobatan yang terbaik, serta konsultasi ahli gizi mengenai pola makan yang dianjurkan. Jangan lupa berdoa untuk yang terbaik, karena Tuhan tahu yang terbaik untuk kita semua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s